Selamat datang di blog saya. Semoga apa yang anda cari ada di sini. Selamat berkunjung :)

Friday, 14 October 2016

On 07:36:00 by Unknown in    No comments


SEEKOR KUDA YANG MENGELUH
Aku hanyalah seekor kuda
Kerjaku tiap hari hanya kesana dan kesini
Badanku sudah kurus
Karena beban barang yang ku bawa
Kakiku sakit
Pahaku sudah sakit
Karena selalu dipukul
Ketika lariku lambat
Kapankah ini berakhir?
Mungkinkah ini berakhir?

On 07:35:00 by Unknown in    No comments
ARWAH YANG MENYESAL
Ada apa dengan diriku ini?
Dan mengapa rumahku ramai?
Oh.... ada apa ini?
Siapa yang berbaring diselimuti dengan kain?
Ditangisi oleh ibu, ayah, dan saudara saudaraku?
Ya Tuhan..!!
Ternyata itu adalah aku
Aku sudah mati
Mengapa aku mati sekarang?
Aku belum menjadi manusia yang baik
Aku belum bisa berbuat baik pada ibuku...
Pada ayahku...
Pada saudara saudaraku...
Sekarang aku hanya bisa menangis..
Menangis...
Dan menangis...

Friday, 7 October 2016

On 08:17:00 by Unknown in    No comments



DUNIA
Duniaku adalah dunia yang sedih
Yang selalu pedih
Pilu dan menyayat hati
Hatiku robek... hancur...
Tak ada jarum ataupun benang yang bisa menjahitnya
Kepingan kepingan hidup yang terluka
Selalu berjatuhan
Hancur dan berserakan
Kapankah ini berhenti?
Aku ingin hidup
Hidup di dunia yang nyata
On 08:16:00 by Unknown in    No comments



HUJAN
Hari ini kau turun lagi
Suaramu bergemuruh
Kadang juga bergemerecik
Kadang pula kau disertai
Dengan menggelegarnya suara petir
Petir menggelegar
Menghentak, mendebarkan dada ini
Hujan...
Kau turun dengan derasnya
Mengalir membasahi jalan
Terus mengalir menuju sungai
Kau memberi kehidupan
Kepada alam semesta ini

On 08:16:00 by Unknown in    No comments



SURGAKU
Surgaku adalah rumahku
Rumahku yang indah
Rumahku yang asri
Rumahku yang sejuk
Di rumahku ini kami bahagia
Saling menyayangi
Saling menghargai
Dan di rumah ini tumbuh pribadi pribadi yang anggun
Yang selalu menatap masa depan yang cerah

On 08:15:00 by Unknown in    No comments



MERPATI PUTIH
Merpati putih tak pernah ingkar janji
Dia selalu menanti
Menanti dan menanti
Menanti tambatan hati
Yang pergi entah kemana
Hati sunyi sepi
Matahari pun enggan bersinar lagi
Tapi itu semua tidak menjadi
Penghalang dalam penantian

On 08:15:00 by Unknown in    No comments


PEREMPUAN BERKERUDUNG PUTIH
Kerudung putih yang selalu membungkus kepalanya
Adalah kerudung tanda keimanannya
Iman kepada yang menciptakannya
Hatinya putih seputih salju
Di tangannya selalu ditemani tasbih
Kakinya selalu menuju ke tempat yang suci
Matanya selalu melihat ayat-ayat Allah
Telinganya selalu mendengar hal hal yang suci
Bibirnya selalu memuji keagungan Allah
Perempuan berkerudung putih
Surga-Nya menanti kedatanganmu

On 08:14:00 by Unknown in    No comments
Di atas pusara ini
Aku berdoa untukmu bunda
Air mataku pun tak terasa menetes
Membasahi pusaramu
Bunda...
Kini kau berbaring kaku
Beralaskan tanah
Berselimut langit
Dan hanya ditemani deringan suara jangkrik
Gelak tawamu
Manis senyummu
Lembut tutur katamu
Itu hanya tinggal kenangan
Bunda...
Ku berdoa...
Semoga cacing tanah malu mendekati tubuhmu
Agar tubuhmu harum untuk menghadapi Sang Kholiq nanti

On 08:14:00 by Unknown in    No comments
Di malam yang sunyi
Air hujan pun mulai berjatuhan
Angin dingin yang bergerak perlahan
Menyayat hati
Di antara bebatuan yang tajam
Tumbuh sekuntum melati
Melati putih ternyata sedang bersedih
Air matanya tetes demi tetes berjatuhan
Berkilauan sang malam
Dia meratapi nasibnya yang duka
Yang selalu terhimpit bebatuan
Batu tajam yang selalu menusuk
Mengoyak ngoyak daun dan bunganya
Melati putih selalu bertanya
Kapan aku bebas?
Kapan aku tertawa?
Kapan aku bahagia?
Mungkinkah itu semua terjadi?
Atau hanya ilusi belaka?

On 08:13:00 by Unknown in    No comments
Tubuhmu kaku berbaring di atas tikar
Badanmu berselimut kain yang dingin
Kepalamu diganjal bantal yang lusuh
Bapak...
Tubuhmu dingin
Badanmu kaku
Wajahmu pucat
Kau sudah tidak berdaya bapak
Engkau telah meninggalkan kami
Hanya derai air mata
Dan isak tangis yang kami lakukan
Ratapan kami mengiringi kepergianmu
Terima kasih kami padamu bapak
Yang telah menemani kami dalam suka dan duka
Yang telah memberikan kasih sayang kepada kami
Selamat jalan bapak
Doa kami selalu menyertaimu

Friday, 30 September 2016

On 08:40:00 by Unknown in    No comments
Aku adalah arjuna
Tapi aku bukan arjuna pencari cinta
Aku adalah lelaki langit lalanang jagat
Yang akan menaklukkan gunung himalaya
Mengarungi lautan samudera
Dan menaklukkan dunia
Di tanganku kebenaran itu tegak
Di tanganku keadilan itu berdiri
Di pundakku akan berdiri tiang tiang yang kokoh
Itulah aku sang arjuna
Yang akan berdiri, selalu tegap
On 08:39:00 by Unknown in    No comments
Di atas kasur tua ini
Terbaring tubuhku yang tua jua
Kulitku keriput karena dimakan usia
Gigiku ompong
Mataku pun mulai memudar
Ya Allah....
Maafkan hambamu ini
Atas segala dosa dan kesalahan hamba
Semoga di sisi umurku ini
Aku bisa bersujud dan bersimpuh padamu

IBU

On 08:39:00 by Unknown in    No comments
Terima kasih ku ucapkan padamu ibu
Yang telah sabar mengurusku setiap hari
Malam berganti siang
Siang berganti malam
Tugasmu tak henti hentinya selesai
Kesabaranmu...
Ketabahanmu...
Ketangguhanmu...
Keikhlasanmu...
Selalu terpancar dari wajahmu
Ibu...
Semoga tuhan memberimu umur panjang
Semoga engkau sehat slalu
Terima kasih ibu
On 08:38:00 by Unknown in    No comments
Di sini ku menunggu
Bagai ilalang yang kering
Rapuh terputus terinjak
Rapuh....
Ku menunggu di sini
Menanti hujan di kemarau panjang
Hingga kulitku terbakar
Tenggorokanku pedih..
Pedih.... pedih....
Kapan hujan itu datang??

On 08:37:00 by Unknown in    No comments
Dalam pundakmu terpikul beban yang berat
Dalam hatimu tersimpan beribu warna tinta
Dalam kepalamu tersimpan cahaya hitam dan putih
Di kakimu terdapat antara syurga dan neraka
Wahai perempuan
Bawalah negeri ini menuju surga-Nya
Lahirkanlah dari rahimmu
Anak-anak yang sholeh dan sholehah
Yang akan membawa negeri ini dalam rahmat-Nya
On 08:37:00 by Unknown in    No comments
                Perempuan dan busana adalah hal yang tak mungkin dipisahkan. Dengan busana perempuan berusaha tampil cantik dan menarik.
                Tapi akibat dari keinginan tampil cantik dan menarik, perempuan mengabaikan norma norma agama. Sering kita lihat perempuan-perempuan yang berani berbusana ketat atas dan bawah (orang sunda sering menyebutnya leupeut). Berpakaian tapi telanjang.
                Yang paling memprihatinkan adalah sudah berpakaian ketat, pakai kerudung pula. Miris sekali melihat perempuan jaman sekarang yang sudah sembrawut dalam berpakaian. Mau dibawa kemana dunia ini. Dan apakah dari rahim perempuan perempuan seperti ini akan lahir anak anak yang soleh dan solehah?
                Wahai perempuan, tanggung jawab dan tugasmu sungguh berat. Dimulai dari berpakaian yang syar’i akan tumbuh pribadi yang baik. Maka untuk mewujudkan itu semua adalah tugas para orang tua untuk membiasakan anak anak perempuannya dimulai semenjak mereka kecil menutupi auratnya. Karena pendidikan yang paling baik dimulai dari pangkuan ibu. Dan dimulai dari ibunya untuk memberikan contoh cara berbusana yang baik. Juga selalu mengingatkan anak anak perempuannya untuk selalu menutup auratnya dan tidak tertarik dengan pakaian dari barat.

On 08:36:00 by Unknown in    No comments
Di atas sajadah ini
Aku bersujud pada-Mu
Sungguh kecil aku di hadapan-Mu
Sungguh kotor tubuh ini
Dengan dosa dosa yang begitu banyaknya
Tuhanku
Engkau maha segalanya bagi hamba
Sungguh agungnya engkau
Dan sungguh besar rahmatmu
On 08:34:00 by Unknown in    No comments
Ayah....!!!
Engkau pahlawan dalam hidupku
Yang selalu melindungiku
Yang selalu menyayangiku
Yang selalu membimbingku
Dan yang selalu melindungiku
Ayah....!!!
Jasamu sungguh tak terhitung jumlahnya
Walaupun aku bayar dengan hidupku
Itu semua takkan bisa membayar budi baikmu
Ayah....!!!
Do’aku akan selalu kulantunkan
Sebagai tanda terima kasihku padamu
Dan semoga Allah selalu memberikan rahmatnya padamu
Ayah...
Salam sayang untukmu selalu